Ketika anda mendengar tentang LPS apa yang ada di pikiran anda? Apakah hanya lembaga yang memiliki tugas untuk menjamin simpanan saja atau LPS memiliki beragam tugas lainnya? LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan merupakan sebuah lembaga independen yang berbentuk badan hukum dan dibentuk berdasarkan Undang – Undang No. 24/2004 yang memiliki tugas untuk menjamin simpanan nasabah. 

Selain itu LPS juga memiliki kontribusi untuk menyelesaikan kasus gagal bayar pada bank yang bertujuan untuk memelihara stabilitas pada sistem perbankan nasional. Oleh karena itu ketika berbicara tentang LPS tentu saja akan sering membicarakan bunga lps saat ini

Latar Belakang LPS

Sebelum membahas lebih lanjut tentang LPS perlu mengetahui mengapa pemerintah mendirikan lembaga independen ini. Sebenarnya hal ini masih ada hubungannya tentang krisis pada tahun 1998 yang kemudian berakibat likuidasi terhadap 16 bank, hal ini juga membuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan menurun. Oleh karena itu pemerintah memberikan kebijakan yang berguna agar masyarakat mendapatkan jaminan dari perbankan, kebijakan tersebut berbentuk pemberian blanket guarantee dari bank namun lambat laun kebijakan tersebut berganti dengan pembentukan LPS. 

Lembaga Penjamin Simpanan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa LPS dibentuk berdasarkan Undang – Undang oleh karena itu tugas yang dimiliki oleh LPS pun sudah diatur dalam undang – undang. Tugas LPS yang berguna untuk menjalankan fungsinya sebagai lembaga penyimpanan diantaranya merumuskan dan menetapkan kebijaksanaan terkait dengan sistem pelaksanaan pada penjaminan simpanan. LPS juga memiliki tugas untuk melaksanakan fungsi penjamin simpanan, merumuskan dan menetapkan kebijakan yang berguna untuk memelihara stabilitas pada sistem perbankan nasional. 

Nah, suku bunga lps saat ini pada tahun 2020 untuk bunga penjaminan mengalami penurunan dengan nilai sebesar 25 bps. Suku bunga yang ditetapkan oleh LPS untuk bank umum dalam simpanan rupiah sebesar 5.00% sedangkan untuk simpanan valas sebesar 1.25%. Sedangkan suku bunga yang ditetapkan untuk BPR untuk simpanan rupiah sebesar 7.50%. Penurunan ini berdasarkan beberapa pertimbangan yang telah ditetapkan sekarang.