Seseorang yang berinvestasi merupakan orang yang memiliki masa depan atau setidaknya memikirkan kehidupan di masa yang akan datang. Ketika berinvestasi maka sudah pasti memiliki tujuan untuk meringankan beban hidup. Anda bisa melakukan investasi emas misalnya karena hal tersebut tidak membutuhkan dana besar seperti investasi properti. Berikut ada beberapa fakta dan keuntungan investasi emas, simak penjelasan di bawah ini. 

Harga Emas Stabil Saat Krisis

Komoditas khusus yang dinilai dapat bertahan meskipun sedang mengalami inflasi maupun krisis moneter adalah emas. Mengapa demikian? Tentu saja, hal tersebut disebabkan meskipun harga-harga melambung tinggi di sebuah negara, namun harga emas tetap stabil karena perhitungan harganya secara menyeluruh yakni seluruh dunia. Harga emas naik dan turun apabila dunia yang menggerakkan harga tersebut. Dengan begitu maka emas cocom dijadikan sebagai pelindung kekayaan terutama untuk para investor. 

Jika Anda berminat untuk investasi dalam bentuk emas, maka pastika memilih emas batangan karena kandungan emasnya murni, tidak sama dengan perhiasan emas yang tak jarang juga dicampur dengan logam lainnya sehingga harga jual menurun. 

Harga Emas Tidak Berpengaruh dengan Kebijakan Pemerintah

Fakta dari investasi emas berikutnya adalah tidak ada pengaruh dari kebijakan pemerintah terhadap harga emas. Dalam hal ini emas merupakan komoditas yang tidak pernah mendapatkan pengaruh dari bentuk kebijakan pemerintah maupun politik karena yang menggerakkan harga emas adalah keadaan keuangan dunia. Apabila kebutuhan hidup langka, maka harga emas tidak ikut turun maupun naik secara signifikan. Jadi, Anda bisa menginvestasikan emas untuk kehidupan yang layak di masa depan. 

Emas Disimpan Sebagai Cadangan Devisa di Bank Central

Saat ini acuan mata uang bukanlah emas, namun ada beberapa negara yang menyimpan cadangan devisa yang berupa emas di bank central. Negara-negara yang memiliki cadangan devisa terbesar tersebut adalah Italia, Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Jepang, Rusia, Tiongkok, Swiss, Rusia, Belanda dan India. Sepuluh negara tersebut diperkirakan tidak jatuh terlalu miskin mengingat simpanan emasnya di bank central lumayan besar dibandingkan negara lainnya. Jadi, kapan Indonesia memiliki cadangan yang berupa emas? 

Jenis Investasi Tertua di Dunia

Emas dijadikan sebagai investasi di masa depan sejak masa peradaban manusia dimulai. Artinya bukan di zaman sekarang saja, tapi sudah berlaku sejak lama bahkan  diperkirakan bahwa emas merupakan jenis investasi paling tua di dunia. Dahulu kala emas digunakan sebagai alat tukar dan juga sebagai acuan mata uang oleh seluruh penjuru dunia. Jadi bisa dipastikan bahwa emas abadi sebagai logam mulia yang banyak digunakan hingga saat ini. 

Jika Anda ingin investasi emas, maka pastikan membeli ketika harga sedang turun. Harga emas diperkirakan berubah bahkan dua kali dalam sehari.